Kamis, 21 November 2013
diskriminasi
gambar ini menceritakan tentang sebuah deskriminasi dimana seorang anak laki-laki yang baru memangkas rambutnya menjadi botak yang dihina oleh teman-temannya disekolah yang berambut panjang.begitu sakitnya hatinya.
Kamis, 07 November 2013
Rintihan Sang Garuda
RINTIHAN SANG GARUDA
Wahai para pemerintah..
Apa kalian tidak medengar suara rintihan masyarakat??
Bahkan rintihan sang garuda pun tak kau hiraukan???
68 taahun sudah Indonesia merdeka,tapii..
Tak jarang garudamu merintih sedih dan menangis bersama
rakyat
Kalian para pemerintah hanya bias janji,jani,dan janji..
Seperti Tong-kosong nyaring bunyinya..
Sampai kapan Indonesia harus seperti ini??
By : dhian ;)
Rindu yang Pilu
RINDU YANG PILU
Kau adalah warna bagiku
Engkau mampu membuat hari-hariku lebih indah
Mungkin tidak saat ini..
Tapii di lain waktu..
Aku selalu mengharapkanmu..
Andai kau tahu itu!!!
3 tahun sudah kulewati,aku selalu menunggumu..
Menunggu akan kehadiran sosokmu yang pernah ada dihatiku
Ingin ku lepas rinduku ini bersama dinginnya malam..
Sosokmu yang selalu ada di hatiku, tak akan pernah terganti
Aku selalu berdo’a untuk ini,tapi..
Apakah do’aku ini akan terjadi????
Kuharap engkau tahu betapa besar cintaku padamu..
Apakah artii penantian ini???
Sampai kapan aku harus seperti ini???
Aku selalu berharap bahwa engkau adalah jodohk yang
ditakdirkan oleh tuhan untukku..
By : Dhian ;)
Selasa, 01 Oktober 2013
Pengertian Masalah Sosial
Definisi/Pengertian Masalah Sosial dan Jenis/Macam Masalah Sosial Dalam Masyarakat
Menurut
Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara
unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan
kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada
dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam
kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Ditinjau secara metodologis, untuk mencari apa akar penyebab dari suatu masalah sosial biasanya dengan melakukan penelitian secara empiris, baik dalam skala mikro maupun makro.
Penelitian secara mikro misalnya, dilakukan dengan cara melakukan suatu studi kasus. Sedangkan penelitian secara makro, dilakukan dengan cara melakukan survai terhadap suatu masalah sosial. Namun, apa pun skala penelitian yang di -lakukan, semuanya itu akan berupaya untuk menemukan apa akar penyebab dari suatu masalah sosial.
Berbagai kegagalan atau setidak-tidaknya disebut sebagai kurang efektifnya dalam mengatasi suatu masalah sosial biasanya dikarenakan kurangnya pemahaman secara empiris tentang dinamika perkembangan suatu komunitas.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Ditinjau secara metodologis, untuk mencari apa akar penyebab dari suatu masalah sosial biasanya dengan melakukan penelitian secara empiris, baik dalam skala mikro maupun makro.
Penelitian secara mikro misalnya, dilakukan dengan cara melakukan suatu studi kasus. Sedangkan penelitian secara makro, dilakukan dengan cara melakukan survai terhadap suatu masalah sosial. Namun, apa pun skala penelitian yang di -lakukan, semuanya itu akan berupaya untuk menemukan apa akar penyebab dari suatu masalah sosial.
Berbagai kegagalan atau setidak-tidaknya disebut sebagai kurang efektifnya dalam mengatasi suatu masalah sosial biasanya dikarenakan kurangnya pemahaman secara empiris tentang dinamika perkembangan suatu komunitas.
Refrensi :1. http://organisasi.org/definisi-pengertian-masalah-sosial-dan-jenis-macam-masalah-sosial-dalam-masyarakat
2. http://www.bangmu2.com/2013/06/faktor-faktor-penyebab-masalah-sosial.html
3.http://leniuntari.blogspot.com/2013/03/masalah-sosial-remaja-latar-belakang_12.html
2. http://www.bangmu2.com/2013/06/faktor-faktor-penyebab-masalah-sosial.html
3.http://leniuntari.blogspot.com/2013/03/masalah-sosial-remaja-latar-belakang_12.html
Langganan:
Komentar (Atom)

