Lingkungan menurut definisi umum yaitu segala sesuatu disekitar subyek manusia yang terkait dengan aktifitasnya. Elemen lingkungan adalah hal-hal yang terkait dengan: tanah, udara, air, sumber daya alam, flora, fauna, manusia, dan hubungan antar faktor-faktor tersebut. Titik sentral isu lingkungan adalah manusia.Lingkungan Hidup adalah Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Jadi manajemen lingkungan hidup bisa diartikan sekumpulan aktifitas merencanakan, mengorganisasikan, dan menggerakkan sumber daya manusia dan sumber daya lain untuk mencapai tujuan kebijakan lingkungan yang telah ditetapkan.
Manajemen lingkungan adalah aspek-aspek dari keseluruhan fungsi manajemen (termasuk perencanaan) yang menentukan dan membawa pada implementasi kebijakan lingkungan.
Komponen dari Lingkungan ini banyak sekali artinya ada banyak faktor yang dapat merubahnya. faktor tersebut antara lain :Tanah, Udara, Air, SDA, Energi, SDMH dan integrasi dari beberapa komponen tersebut.
Manajemen Lingkungan merupakan sistem pengelolaan yang dinamis, sehingga perlu adaptasi bila terjadi perusahaan di perusahaan yang mencakup sumber daya, proses dan kegiatan perusahaan. Diperlukan pula adaptasi bila terjadi perubahan di luar perusahaan, misalnya perubahan peraturan perundang-undangan dan pengetahuan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi.
Manajemen lingkungan dalam 2 macam yaitu:
- lingkungan internal yaitu di dalam lingkungan pabrik / lokasi fasilitas produksi. Yaitu yang termasuk didalamnya kondisi lingkungan kerja, dampak yang diterima oleh karyawan dalam lingkungan kerjanya, fasilitas kesehatan, APD, asuransi pegawai, dll.
- lingkungan eksternal yaitu lingkungan di luar lokasi pabrik / fasilitas produksi. Yaitu segala hal yang dapat menimbulkan dampak pada lingkungan disekitarnya, termasuk masyarakat di sekitar lokasi pabrik, dan pihak yang mewakilinya (Pemerintah, pelanggan, investor/pemilik). Aktifitas yang terkait yaitu komunikasi dan hubungan dengan masyarakat, usaha-usaha penanganan pembuangan limbah ke saluran umum, perhatian pada keseimbangan ekologis dan ekosistem di sekitar pabrik, dll.
ASPEK LINGKUNGAN
Aspek dapat didefinisikan sebagai suatu bagian atau komponen dari kegiatan dalam proses produksi atau kegiatan lainnya yang berinteraksi atau berhubungan dengan lingkungan. Kalau ada aspek pasti ada dampak / Impacts, definisinya adalah segala aktifitas atau kegiatan produksi yang berakibat perubahan terhadap lingkungan baik yang menguntungkan atau merugikan.
Diantara definisi aspek lingkungam adalah:
Diantara definisi aspek lingkungam adalah:
- Aspek lingkungan adalah elemen dari aktifitas organisasi,produk dan jasa yang dapat berinteraksi dengan lingkungan. Contoh konsumsi air, pengeluaran zat beracun ke udara
- Elemen dari aktifitas, produk,atau jasa perusahaan yang mengakibatkan/dapat mengakibatkan dampak lingkungan.
Contoh kriteria aspek lingkungan:
- Biaya pembangunan limbah.
- Dampak pada kesehatan anusia
- Biaya material
- Tingkat toksisita
- Konsumsi energi
- Dampak pada sumberdaya, baik alam maupun manusia.
- Dampak pada kesehatan anusia
- Biaya material
- Tingkat toksisita
- Konsumsi energi
- Dampak pada sumberdaya, baik alam maupun manusia.
- Meningkatkan kondisi kerja yang produktif
- Mengintegrasikan pengelolaan bisnis dan lingkungan
- Mengurangi dampak kerusakan lingkungan
- Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sehingga dapat membangun manusia seutuhnya.
- Mewujudkan manusia sebagai bagian lingkungan hidup dan tidak akan dapat dipisahkan.
- Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana dan diolah secara optimal semata demi kesejahteraan masyarakat.
- Melaksanakan pembangunan berwawasan lingkungan untuk generasi yang akan datang.
Program manajemen lingkungan merupakan penjabaran tujuan dan sasaran lingkungan dalam bentuk kegiatan operasional organisasi, dengan berfokus pada hasil kinerja lingkungan. Organisasi harus menyusun program manajemen lingkungan untuk memenuhi dan mencapai kebijakan lingkungan serta tujuan dan sasaran lingkungan organisasi. Program manajemen lingkungan adalah rencana tindak yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan dan sasaran lingkungan. Oleh karenanya, progam manajemen lingkungan harus berkaitan langsung dengan tujuan dan sasaran – yaitu hubungan antara konsep dan penerapan. Kemajuan tujuan dan sasaran harus dapat terukur.
KRITERIA SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
Agar dapat dilaksanakan secara efektif, sistem manajemen lingkungan harus mencakup beberapa unsur utama sebagai berikut : Kebijakan Lingkungan : pernyataan tentang maksud kegiatan manajemen lingkungan dan prinsip-prinsip yang digunakan untuk mencapainya.
- Perencanaan : mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuaian, penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan.
- Implementasi : mencakup struktur organisasi, wewenang dan tanggung jawab, training, komunikasi, dokumentasi kontrol, dan tanggap darurat.
- Pemeriksaan Reguler dan Tindakan perbaikan : mencakup pemantauan, pengukuran, dan audit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar